Selasa, 21 Juli 2020

BOLA PANAS

CRISTIANO RONALDO

Selebrasi sang Maestro


PREMIER LEAGUE

Premier League :

Prediksi Susunan Pemain Man City vs Chelsea



Pekan 26 Premier League
Manchester City vs Chelsea
di Etihad Stadium
Minggu 10 Februari 2019 pukul 23.00 WIB

          Manchester City akan menjamu ​Chelsea di Etihad Stadium pada pekan 26 Premier League. The Citizens asuhan Pep Guardiola memiliki pemain yang tit tanpa cedera. Jadi, dia bisa menurunkan komposisi terbaiknya kontra Chelsea.
Lantas, siapa saja pemain yang kira-kira akan dimainkan oleh Guardiola sebagai starter untuk melawan The Blues asuhan Maurizio Sarri?
Berikut prediksinya :

- Kiper dan Lini Belakang

  Ederson
Tidak akan ada yang menghalangi Ederson Moraes untuk mengawal gawang Manchester City. Kiper asal Brasil akan dilapis oleh penjaga gawang muda berusia 20 tahun, Arijanet Muric.

  Danilo, Aymeric Laporte, John Stones, Kyle Walker
Benjamin Mendy masih cedera dan Vincent Kompany diragukan tampil. Namun Guardiola tidak kehabisan opsi pemain. Dia dapat menempatkan Danilo atau Oleksandr Zinchenko sebagai bek kiri untuk menggantikan Mendy.
Sementara posisi duet bek sentral akan ditempati Aymeric Laporte dan John Stones, dengan pelapisnya Nicolas Otamendi. Lalu bek kanan tetap akan ditempati oleh pemain Timnas Inggris, Kyle Walker.

- Lini Tengah

  David SilvaKevin De BruyneFernandinho dan Ilkay Gundogan
Tiga otak permainan Man City di tengah, dalam taktik 4-3-3 Guardiola, berpotensi besar ditempati oleh David Silva, Kevin De Bruyne, dan Fernandinho yang bertindak sebagai gelandang bertahan. Pelapis di area tersebut adalah Ilkay Gundogan.

Lini Depan


  Raheem Sterling, Sergio Aguero, Bernardo Silva
Cukup banyak opsi yang dapat dimainkan oleh Guardiola di lini depan Man City. Posisi Sergio Aguero sebagai striker sentral tidak terbantahkan lagi, tinggal menebak siapa pendampingnya di sisi sayap permainan.

Raheem Sterling dan Bernardo Silva diprediksi akan menjadi penyerang sayap pendamping Aguero di lini depan. Jika dibutuhkan, Guardiola masih memiliki Leroy Sane, Riyad Mahrez, dan Gabriel Jesus untuk dimainkan.

7 Pencetak Gol Terbanyak di Liga Indonesia

 

    Liga Indonesia selalu melahirkan banyak pemain hebat dengan produktivitas gol yang tinggi baik dari dalam maupun luar negeri. Mereka bersaing untuk menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak dan membawa timnya meraih gelar juara di akhir musim.

    Sejumlah pemain seperti Aldo Barreto, Boaz Solossa hingga Marko Simic sempat mewarnai daftar top skor Liga Indonesia beberapa tahun kebelakang. Berikut ini kami akan merangkum deretan pemain yang meraih gelar pencetak gol dalam satu musim terbanyak dalam dekade terakhir.

7. Marko Simic - 28 Gol (Persija Jakarta)

MARCO SIMIC

Penyerang klub ibukota ini musim lalu berhasil menjadi top skorer Liga 1 Indonesia dengan catatan 28 gol. Sayangnya Marko Simic hanya bisa membantu Persija Jakarta finish di peringkat kesepuluh pada klasemen akhir.

6. Aleksandar Rakic - 21 Gol (PS-TIRA)

Aleksandar Rakic harus bersaing dengan penyerang Persebaya Surabaya, David da Silva dalam erburuan gelar top skorer pada musim 2018.

Beruntung penyerang PS-TIRA tersebut untuk satu gol dari David da Silva lewat 21 gol yang diraihnya di musim tersebut.

5. Sylvano Comvalius - 37 Gol (Bali United)

Pemain asal Belanda tersebut tampil ganas di Liga 1 Indonesia musim 2017 dengan raihan 37 golnya dalam satu musim.

Meskipun begitu Sylvano Comvalius hanya bisa membawa Bali United menempati posisi kedua di tabel klasemen akhir.

4. Emmanuel Kenmogne - 25 Gol (Persebaya)


Emmanuel Kenmogne berhasil membawa Bhayangkara FC yang saat itu bernama Persebaya di kompetisi Indonesia Super League pada tahun 2014. Penyerang asal Kamerun tersebut berhasil mencetak 25 gol saat itu.

3. Alberto Goncalves - 25 Gol (Persipura Jayapura)

Berikutnya adalah Alberto Goncalves yang menjadi top skorer Indonesia Super League musim 2011/12 dengan raihan 25 gol.

Namun sayang Goncalves belum bisa membawa Persipura Jayapura menjadi juara karena kalah dengan Sriwijaya FC dengan selisih 11 poin.

2. Aldo Barreto - 19 Gol (Bontang PKT)

Aldo Barreto sempat menjadi salah satu penyerang yang cukup berbahaya di Indonesia Super League musim 2009/10.

Terbukti karena penyerang asal Paraguay tersebut menjadi top skorer lewat 19 golnya di musim tersebut meskipun timnya berada di posisi 11 pada klasemen akhir.

1. Boaz Solossa (Persipura Jayapura)

Terakhir adalah penyerang Persipura Jayapura sekaligus timnas Indonesia yakni Boaz Solossa yang meraih gelar top skorer di tiga musim berbeda.

Boaz mengoleksi 28 gol pada musim 2008/09, 22 gol pada 2010/11 dan 25 gol pada 2013 serta membawa timnya meraih gelar juara pada tiga periode tersebut.

Senin, 02 Juli 2018

Tim Samba Tunjukkan Jati Diri Juara

Piala Dunia 2018 - Brasil 2-0 Meksiko


Brasil sukses melaju ke perempat final Piala Dunia 2018 setelah menghempaskan perlawanan Meksiko di laga 16 besar dengan skor 2-0 di Samara Arena, Senin (2/7). 

Dua gol Tim Samba dalam laga ini tercipta di babak kedua melalui aksi Neymar dan Roberto Firmino yang masuk sebagai pemain pengganti di lima menit terakhir permainan. 

Meksiko pun melanjutkan catatan minus mereka yang tak pernah lolos lebih jauh dari babak 16 besar sejak 1986. Sedangkan Brasil semakin membuat banyak pihak terkesan dengan kesolidan dan konsistensi performa mereka.





Meksiko yang terkenal dengan permainan cepat dan agresif selama babak grup kembali menunjukkan tajinya di awal babak pertama. Brasil dibuat kesulitan mengembangkan permainan mereka sendiri karena Meksiko tampil menekan. 

Peluang pertama lahir di menit ke-22. Tembakan Hector Herrera berhasil dipotong Felipe Luis sebelum mengancam gawang Alisson Becker. 

Brasil balik mengancam di menit 26. Kali ini tembakan Neymar dari sudut sempit berhasil diselamatkan kiper Meksiko, Ochoa.

Gabriel Jesus membuat Ochoa kembali melakukan penyelamatan penting di menit ke-32 setelah pergerakan individunya berhasil menembus pertahanan tim Amerika Tengah tersebut. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. 

Babak kedua berjalan tiga menit, giliran Philippe Coutinho yang menguji ketangguhan Ochoa. Namun, sang kiper masih mampu menjaga gawangnya dari kebobolan.

Sayangnya di menit ke-51, Ochoa harus rela memungut bola dari gawangnya setelah umpan silang Willian disambar oleh Neymar. 1-0. 

Ochoa terus menjadi tembok pertahanan Meksiko di waktu tersisa. Dua peluang yang lahir dari aksi Paulinho dan Willian berhasil dihentikannya. 

Tekanan Brasil berbuah gol kedua mereka di menit ke-88 saat Roberto Firmino berhasil merobek jala Meksiko setelah memanfaatkan bola liar hasil tepisan Ochoa dari aksi Neymar. Skor 2-0 menutup pertemuan dua tim dari benua Amerika ini. 

Susunan pemain 
Brasil: Alisson Becker; Filipe Luis, Thiago Silva, Joao Miranda, Fagner; Paulinho, Casemiro, Philippe Coutinho (Roberto Firmino, 86'); Willian, Gabriel Jesus, Neymar. 
Meksiko: Guillermo Ochoa; Edson Alvarez (Jonathan dos Santos, 55'), Hugo Ayala Castro, Carlos Salcedo, Jesus Gallardo; Hector Herrera, Rafael Marquez (Miguel Layun, 46'), Andres Guardado; Hirving Lozano, Javier Hernandez (Raul Jimenez, 60'), Carlos Vela.
==================================================================================================


Lebih banyak disini:
https://www.facebook.com/IntermezzoTIMES/

Selasa, 15 Agustus 2017

Ujian Pertama Garuda di SEA Games 2017

SEA Games 2017
Indonesia vs Thailand
Selasa 15 Agustus 2017
Shah Alam Stadium
15.00 WIB
SCTV

Tim Nasional Indonesia U22 akan memulai perjuangan mereka di SEA Games 2017 pada Selasa (15/8). Skuat asuhan Luis Milla akan langsung dihadapkan dengan tim unggulan dan juga pesaing terberat mereka, Thailand.

The War Elephants nampaknya memang masih menjadi tim yang diunggulkan dan mendominasi dalam perolehan medali emas cabang sepak bola. Sebagai tambahan informasi, mereka sudah berhasil mengoleki 13 medali emas dari cabang ini.

Tak hanya itu, dari 19 partai yang sudah dimainkan, timnas Indonesia hanya mampu menang satu kali, sementara Thailand 14 kali menumbangkan perlawanan skuat Merah Putih, empat laga lainnya berakhir imbang.


Namun Indonesia nampaknya mampu untuk mengimbangi permainan skuat asuhan Worrawoot Srimaka dengan memanfaatkan kecepatan sejumlah pemain andalan seperti Febri Hariyadi, Septian David Maulana dan Saddil Ramdani. Sementara untuk urusan mencetak gol, Garuda bisa mengandalkan Marinus Wanewar.

Para pemain Indonesia pun nampaknya harus mewaspadai pergerakan beberapa pemain Thailand seperti winger Sasalak Haiprakhon, tak ketinggalan Thailand pun masih memiliki penyerang andalan, Chenrop Samphaodi serta Chaiyawat Buran yang kerap menjadi pemain kunci dan mengatur serangan tim.

Senin, 07 Agustus 2017

Neymar Menjadi Pemain Termahal di Dunia


Hampir setiap tahun klub-klub besar Eropa berlomba mematahkan rekor transfer. Namun nilai kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris St. Germain belum akan dipatahkan dalam waktu dekat ini.

Kelahiran Sang Bintang

Sejak merumput bersama Santos pada 2009, Neymar sudah digadang-gadang bakal menjadi bintang masa depan serupa Pele. Kemampuannya mengolah bola tercermin pada keberhasilannya mencatat 136 gol dari 225 penampilan bersama klub Brazil tersebut. Sejak itu Neymar menjadi buruan klub-klub raksasa Eropa.


Impian Terwujud di Barcelona

Neymar akhirnya kepincut pinangan senilai 95 juta Dollar AS dari Barcelona pada 2013. Setelah menandatangani kontrak lima tahun, ia membentuk duet maut bersama penyerang Argentina Lionel Messi. Kendati sempat kesulitan di awal musim, Neymar perlahan mengadopsi gaya permainan Barcelona yang dikenal lewat umpan pendek yang cepat.


Menebar Teror di Eropa
Semusim berselang, Neymar, Messi dan penyerang Uruguay, Luis Suarez, membentuk trio paling ditakuti di Eropa. Bersama ketiganya Barcelona menggondol tiga kelar sekaligus pada musim 2014-15. Pada tahun berikutnya ia membantu Barca memastikan gelar juara liga dan tercatat sebagai salah satu pemain paling produktif di Eropa.

Tumpuan Brazil di Piala Dunia
Neymar bahkan digadang-gadang bakal membawa Brazil menjadi kampiun Piala Dunia di kandang sendiri pada 2014 silam. Namun cedera punggung membuatnya harus absen dari babak semifinal. Kehilangan bintang terbesarnya, timnas Brazil mencoba menaklukkan Jerman dengan mengandalkan semangat. Tapi tuan rumah justru dipermalukan 1-7.

Dendam Terbayar

Meski mengalami mimpi buruk di Piala Dunia, Neymar tidak butuh waktu lama untuk menebus kegagalan tersebut. Pada Olympiade 2016, ia membantu Brazil mengalahkan Jerman melalui adu penalti dan merebut medali emas untuk cabang sepak bola. Meski begitu sang bintang mengaku belum puas dan berniat menyalurkan dendamnya pada Piala Dunia 2018 di Rusia.


Hujan Duit dari Paris
Meski belum berhasil menggondol gelar pemain terbaik dunia seperti Messi atau Christiano Ronaldo, Neymar mematahkan rekor transfer setelah menerima pinangan senilai 263 juta Dollar AS dari Paris St. Germain. Kedatangannya diharapkan bakal mampu mengangkat PSG ke level teratas Liga Champions Eropa.

Minggu, 06 Agustus 2017

FTB90.COM


11 Nasib Pemain Top Setelah Dijual Barcelona


Kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain tidak hanya membuatnya sebagai pemain sepak bola termahal di dunia, tetapi ia juga termasuk dalam deretan pemain top yang meninggalkan Barcelona.

Kepindahannya ke Prancis dianggap dapat membuat karier pemain asal Brasil itu terhambat, lantas, bagaimana nasib pemain-pemain top lain yang meninggalkan Camp Nou? Berikut adalah rangkaian karier 11 pemain top yang meninggalkan Barca.

11. Cesc Fabregas

Chelsea ICC Singapore Arrivals
Cesc Fabregas meninggalkan Barcelona pada 2014 untuk bergabung dengan Chelsea setelah mengalami kesulitan menggantikan posisi Xavi dan Andres Iniesta yang menjadi pemain utama di lini tengah Barca saat itu.

Bersama Chelsea, Fabregas telah menghabiskan tiga musim penuh dan menjadi salah satu pemain terpenting dalam skuat The Blues yang berhasil meraih dua gelar Premier League dan satu League Cup.

10. Thiago Alcantara

FBL-GER-BUNDESLIGA-BAYERN-MUNICH-TRAINING
Berstatus sebagai salah satu gelandang terbaik yang dihasilkan oleh akademi La Masia tidak dapat memberikan jaminan waktu bermain bagi Thiago Alcantara, yang mendapat kesulitan bersaing dengan Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Cesc Fabregas.

Thiago meninggalkan Camp Nou pada 2013 untuk bergabung dengan Bayern Munchen, dan menjadi pemain yang tak tergantikan dalam skuat Die Roten hingga saat ini.

9. Pedro Rodriguez

FBL-ENG-PR-CHELSEA-SUNDERLAND
Pedro Rodriguez menikmati masa keemasan kariernya ketika ia membentuk trisula maut bersama Lionel Messi dan David Villa, namun kedatangan Neymar dan Luis Suarez membuat posisinya tergeser.

Pada bursa transfer musim panas 2015, Pedro meninggalkan Camp Nou untuk pindah ke Chelsea, dan masih menjadi bagian penting dalam skuat The Blues hingga saat ini.

8. Ronaldo

Chievo v Inter Milan X
Performa konsisten yang ditunjukkan oleh Ronaldo Nazario bersama PSV Eindhoven membuat ia didatangkan Barcelona pada 1996, dan pemain yang berposisi sebagai penyerang ini mampu menjaga performanya di Camp Nou.

Namun, kegagalan dalam negosiasi kontrak membuatnya pindah ke Inter pada musim berikutnya, dan menghabiskan lima tahun bersama tim Italia tersebut. Bersama Inter, Ronaldo mengalami hambatan yang signifikan dalam kariernya akibat sering mengalami cedera parah, namun ia tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang pernah membela Nerazzurri.

7. Samuel Eto'o

Inter Milan's Cameroonian forward Samuel
Menjadi salah satu pemain terbaik di Spanyol saat membela Mallorca pada 2000 hingga 2004, Samuel Eto'o didatangkan oleh Barcelona dan mampu mempertahankan performanya hingga dilepas ke Inter pada 2009 sebagai bagian kesepakatan dari transfer Zlatan Ibrahimovic.

Eto'o mampu tampil konsisten bersama Inter dan menjadi bagian dalam tim yang meraih treble pada 2010, namun performanya mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan peningkatan usianya.

6. Ronaldinho

AC Milan's Brazilian forward Ronaldinho
Sepanjang kariernya, Ronaldinho Gaucho dikenal sebagai pemain sepak bola yang mampu memberikan hiburan bagi penonton yang menyaksikan performanya, dan hal ini ia tunjukkan secara gemilang di Barcelona pada 2003 hingga 2008.

Gaya hidup yang dianggap buruk membuatnya tidak dipertahankan di Camp Nou dan dilepas ke AC Milan, klub yang ia bela selama tiga tahun sebelum kembali ke Brasil, dengan gelar Serie A pada musim 2010/11 sebagai pencapaian terbaiknya di San Siro.

5. Yaya Toure

FBL-US-ICC-MANCHESTER-CITY-REAL-MADRID
Kehadiran Pep Guardiola sebagai pelatih utama Barcelona pada 2008 tidak hanya memberikan perubahan signifikan terhadap gaya bermain yang mereka gunakan, namun juga membuat beberapa pemain tersingkir dari Camp Nou, seperti yang dialami Yaya Toure pada 2010.

Hengkang ke Manchester City, Yaya Toure berhasil menjadi salah satu gelandang dari benua Afrika terbaik sepanjang masa yang pernah merumput di Premier League.

4. Zlatan Ibrahimovic

AC Milan's Swedish forward Zlatan Ibrahi
Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain berkualitas tinggi yang tersingkir di Barcelona akibat revolusi taktik yang diterapkan oleh Pep Guardiola. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini dilepas ke AC Milan pada 2010, dan menjadi salah satu penyerang terbaik di San Siro.

Walau mampu menjaga konsistensi performanya dalam setiap klub yang ia bela, sampai saat ini Ibrahimovic masih belum memecahkan kutukan dalam meraih gelar Champions League.

3. Alexis Sanchez

FBL-ENG-PR-ARSENAL-SUNDERLAND
Didatangkan Barcelona dari Udinese pada 2012, Alexis Sanchez mengalami kesulitan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di Camp Nou, walau mendapat kesempatan bermain yang cukup tinggi pada musim 2013/14.

Pada bursa transfer musim panas 2014, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini pindah ke Arsenal dan berperan dalam keberhasilan timnya meraih dua gelar FA Cup dan dua Community Shield.

2. Diego Maradona

FBL-ITA-CHARITY
Sebelum Lionel Messi memecahkan berbagai rekor bersama Barcelona, mereka memiliki Diego Maradona yang berada di Camp Nou selama dua musim, Walau menunjukkan gaya permainan yang apik, pemain asal Argentina ini mendapatkan berbagai kontroversi baik di dalam maupun luar lapangan.

Maradona hengkang ke Napoli pada 1984, dan berhasil menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa bagi klub Italia tersebut, dengan mempersembahkan dua gelar Serie A, serta Coppa Italia, UEFA Cup (setara Europa League), dan Supercoppa Italiana.

1. Luis Figo

Portuguese Luis Figo of Real Madrid, gestures duri
Berposisi sebagai penyerang sayap, Luis Figo merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang dimiliki Portugal, dan ia menunjukkan performa yang apik bersama Barcelona pada 1995 hingga 2000.

Keputusan Real Madrid untuk mengaktifkan klausul penebusannya memulai era persaingan keras antara tim ibu kota Spanyol itu dengan Barca, walau mendapat tekanan tinggi, Luis Figo mampu menjadi salah satu pemain yang sukses dalam kariernya di Santiago Bernabeu.





http://www.ftb90.com/id/posts/5359783-11-nasib-pemain-top-setelah-dijual-barcelona?a_aid=41659
https://web.facebook.com/IntermezzoTIMES/