Selasa, 15 Agustus 2017

Ujian Pertama Garuda di SEA Games 2017

SEA Games 2017
Indonesia vs Thailand
Selasa 15 Agustus 2017
Shah Alam Stadium
15.00 WIB
SCTV

Tim Nasional Indonesia U22 akan memulai perjuangan mereka di SEA Games 2017 pada Selasa (15/8). Skuat asuhan Luis Milla akan langsung dihadapkan dengan tim unggulan dan juga pesaing terberat mereka, Thailand.

The War Elephants nampaknya memang masih menjadi tim yang diunggulkan dan mendominasi dalam perolehan medali emas cabang sepak bola. Sebagai tambahan informasi, mereka sudah berhasil mengoleki 13 medali emas dari cabang ini.

Tak hanya itu, dari 19 partai yang sudah dimainkan, timnas Indonesia hanya mampu menang satu kali, sementara Thailand 14 kali menumbangkan perlawanan skuat Merah Putih, empat laga lainnya berakhir imbang.


Namun Indonesia nampaknya mampu untuk mengimbangi permainan skuat asuhan Worrawoot Srimaka dengan memanfaatkan kecepatan sejumlah pemain andalan seperti Febri Hariyadi, Septian David Maulana dan Saddil Ramdani. Sementara untuk urusan mencetak gol, Garuda bisa mengandalkan Marinus Wanewar.

Para pemain Indonesia pun nampaknya harus mewaspadai pergerakan beberapa pemain Thailand seperti winger Sasalak Haiprakhon, tak ketinggalan Thailand pun masih memiliki penyerang andalan, Chenrop Samphaodi serta Chaiyawat Buran yang kerap menjadi pemain kunci dan mengatur serangan tim.

Senin, 07 Agustus 2017

Neymar Menjadi Pemain Termahal di Dunia


Hampir setiap tahun klub-klub besar Eropa berlomba mematahkan rekor transfer. Namun nilai kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris St. Germain belum akan dipatahkan dalam waktu dekat ini.

Kelahiran Sang Bintang

Sejak merumput bersama Santos pada 2009, Neymar sudah digadang-gadang bakal menjadi bintang masa depan serupa Pele. Kemampuannya mengolah bola tercermin pada keberhasilannya mencatat 136 gol dari 225 penampilan bersama klub Brazil tersebut. Sejak itu Neymar menjadi buruan klub-klub raksasa Eropa.


Impian Terwujud di Barcelona

Neymar akhirnya kepincut pinangan senilai 95 juta Dollar AS dari Barcelona pada 2013. Setelah menandatangani kontrak lima tahun, ia membentuk duet maut bersama penyerang Argentina Lionel Messi. Kendati sempat kesulitan di awal musim, Neymar perlahan mengadopsi gaya permainan Barcelona yang dikenal lewat umpan pendek yang cepat.


Menebar Teror di Eropa
Semusim berselang, Neymar, Messi dan penyerang Uruguay, Luis Suarez, membentuk trio paling ditakuti di Eropa. Bersama ketiganya Barcelona menggondol tiga kelar sekaligus pada musim 2014-15. Pada tahun berikutnya ia membantu Barca memastikan gelar juara liga dan tercatat sebagai salah satu pemain paling produktif di Eropa.

Tumpuan Brazil di Piala Dunia
Neymar bahkan digadang-gadang bakal membawa Brazil menjadi kampiun Piala Dunia di kandang sendiri pada 2014 silam. Namun cedera punggung membuatnya harus absen dari babak semifinal. Kehilangan bintang terbesarnya, timnas Brazil mencoba menaklukkan Jerman dengan mengandalkan semangat. Tapi tuan rumah justru dipermalukan 1-7.

Dendam Terbayar

Meski mengalami mimpi buruk di Piala Dunia, Neymar tidak butuh waktu lama untuk menebus kegagalan tersebut. Pada Olympiade 2016, ia membantu Brazil mengalahkan Jerman melalui adu penalti dan merebut medali emas untuk cabang sepak bola. Meski begitu sang bintang mengaku belum puas dan berniat menyalurkan dendamnya pada Piala Dunia 2018 di Rusia.


Hujan Duit dari Paris
Meski belum berhasil menggondol gelar pemain terbaik dunia seperti Messi atau Christiano Ronaldo, Neymar mematahkan rekor transfer setelah menerima pinangan senilai 263 juta Dollar AS dari Paris St. Germain. Kedatangannya diharapkan bakal mampu mengangkat PSG ke level teratas Liga Champions Eropa.

Minggu, 06 Agustus 2017

FTB90.COM


11 Nasib Pemain Top Setelah Dijual Barcelona


Kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain tidak hanya membuatnya sebagai pemain sepak bola termahal di dunia, tetapi ia juga termasuk dalam deretan pemain top yang meninggalkan Barcelona.

Kepindahannya ke Prancis dianggap dapat membuat karier pemain asal Brasil itu terhambat, lantas, bagaimana nasib pemain-pemain top lain yang meninggalkan Camp Nou? Berikut adalah rangkaian karier 11 pemain top yang meninggalkan Barca.

11. Cesc Fabregas

Chelsea ICC Singapore Arrivals
Cesc Fabregas meninggalkan Barcelona pada 2014 untuk bergabung dengan Chelsea setelah mengalami kesulitan menggantikan posisi Xavi dan Andres Iniesta yang menjadi pemain utama di lini tengah Barca saat itu.

Bersama Chelsea, Fabregas telah menghabiskan tiga musim penuh dan menjadi salah satu pemain terpenting dalam skuat The Blues yang berhasil meraih dua gelar Premier League dan satu League Cup.

10. Thiago Alcantara

FBL-GER-BUNDESLIGA-BAYERN-MUNICH-TRAINING
Berstatus sebagai salah satu gelandang terbaik yang dihasilkan oleh akademi La Masia tidak dapat memberikan jaminan waktu bermain bagi Thiago Alcantara, yang mendapat kesulitan bersaing dengan Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Cesc Fabregas.

Thiago meninggalkan Camp Nou pada 2013 untuk bergabung dengan Bayern Munchen, dan menjadi pemain yang tak tergantikan dalam skuat Die Roten hingga saat ini.

9. Pedro Rodriguez

FBL-ENG-PR-CHELSEA-SUNDERLAND
Pedro Rodriguez menikmati masa keemasan kariernya ketika ia membentuk trisula maut bersama Lionel Messi dan David Villa, namun kedatangan Neymar dan Luis Suarez membuat posisinya tergeser.

Pada bursa transfer musim panas 2015, Pedro meninggalkan Camp Nou untuk pindah ke Chelsea, dan masih menjadi bagian penting dalam skuat The Blues hingga saat ini.

8. Ronaldo

Chievo v Inter Milan X
Performa konsisten yang ditunjukkan oleh Ronaldo Nazario bersama PSV Eindhoven membuat ia didatangkan Barcelona pada 1996, dan pemain yang berposisi sebagai penyerang ini mampu menjaga performanya di Camp Nou.

Namun, kegagalan dalam negosiasi kontrak membuatnya pindah ke Inter pada musim berikutnya, dan menghabiskan lima tahun bersama tim Italia tersebut. Bersama Inter, Ronaldo mengalami hambatan yang signifikan dalam kariernya akibat sering mengalami cedera parah, namun ia tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang pernah membela Nerazzurri.

7. Samuel Eto'o

Inter Milan's Cameroonian forward Samuel
Menjadi salah satu pemain terbaik di Spanyol saat membela Mallorca pada 2000 hingga 2004, Samuel Eto'o didatangkan oleh Barcelona dan mampu mempertahankan performanya hingga dilepas ke Inter pada 2009 sebagai bagian kesepakatan dari transfer Zlatan Ibrahimovic.

Eto'o mampu tampil konsisten bersama Inter dan menjadi bagian dalam tim yang meraih treble pada 2010, namun performanya mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan peningkatan usianya.

6. Ronaldinho

AC Milan's Brazilian forward Ronaldinho
Sepanjang kariernya, Ronaldinho Gaucho dikenal sebagai pemain sepak bola yang mampu memberikan hiburan bagi penonton yang menyaksikan performanya, dan hal ini ia tunjukkan secara gemilang di Barcelona pada 2003 hingga 2008.

Gaya hidup yang dianggap buruk membuatnya tidak dipertahankan di Camp Nou dan dilepas ke AC Milan, klub yang ia bela selama tiga tahun sebelum kembali ke Brasil, dengan gelar Serie A pada musim 2010/11 sebagai pencapaian terbaiknya di San Siro.

5. Yaya Toure

FBL-US-ICC-MANCHESTER-CITY-REAL-MADRID
Kehadiran Pep Guardiola sebagai pelatih utama Barcelona pada 2008 tidak hanya memberikan perubahan signifikan terhadap gaya bermain yang mereka gunakan, namun juga membuat beberapa pemain tersingkir dari Camp Nou, seperti yang dialami Yaya Toure pada 2010.

Hengkang ke Manchester City, Yaya Toure berhasil menjadi salah satu gelandang dari benua Afrika terbaik sepanjang masa yang pernah merumput di Premier League.

4. Zlatan Ibrahimovic

AC Milan's Swedish forward Zlatan Ibrahi
Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain berkualitas tinggi yang tersingkir di Barcelona akibat revolusi taktik yang diterapkan oleh Pep Guardiola. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini dilepas ke AC Milan pada 2010, dan menjadi salah satu penyerang terbaik di San Siro.

Walau mampu menjaga konsistensi performanya dalam setiap klub yang ia bela, sampai saat ini Ibrahimovic masih belum memecahkan kutukan dalam meraih gelar Champions League.

3. Alexis Sanchez

FBL-ENG-PR-ARSENAL-SUNDERLAND
Didatangkan Barcelona dari Udinese pada 2012, Alexis Sanchez mengalami kesulitan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di Camp Nou, walau mendapat kesempatan bermain yang cukup tinggi pada musim 2013/14.

Pada bursa transfer musim panas 2014, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini pindah ke Arsenal dan berperan dalam keberhasilan timnya meraih dua gelar FA Cup dan dua Community Shield.

2. Diego Maradona

FBL-ITA-CHARITY
Sebelum Lionel Messi memecahkan berbagai rekor bersama Barcelona, mereka memiliki Diego Maradona yang berada di Camp Nou selama dua musim, Walau menunjukkan gaya permainan yang apik, pemain asal Argentina ini mendapatkan berbagai kontroversi baik di dalam maupun luar lapangan.

Maradona hengkang ke Napoli pada 1984, dan berhasil menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa bagi klub Italia tersebut, dengan mempersembahkan dua gelar Serie A, serta Coppa Italia, UEFA Cup (setara Europa League), dan Supercoppa Italiana.

1. Luis Figo

Portuguese Luis Figo of Real Madrid, gestures duri
Berposisi sebagai penyerang sayap, Luis Figo merupakan salah satu pemain terbaik sepanjang masa yang dimiliki Portugal, dan ia menunjukkan performa yang apik bersama Barcelona pada 1995 hingga 2000.

Keputusan Real Madrid untuk mengaktifkan klausul penebusannya memulai era persaingan keras antara tim ibu kota Spanyol itu dengan Barca, walau mendapat tekanan tinggi, Luis Figo mampu menjadi salah satu pemain yang sukses dalam kariernya di Santiago Bernabeu.





http://www.ftb90.com/id/posts/5359783-11-nasib-pemain-top-setelah-dijual-barcelona?a_aid=41659
https://web.facebook.com/IntermezzoTIMES/

INTISARI

Kisah dibalik Batu dan Pohon Ara

Standard
Alkisah pada suatu saat di sebuah negeri nun jauh sana. Seorang saudagar yang sangat kaya raya tengah mengadakan perjalanan bersama kafilahnya.
Tepat di tengah rombongan itu tampaklah pria berjanggut, berkain panjang dan bersorban ditemani seorang anak usia belasan tahun. Keduanya berpakaian indah menawan.
Dialah Sang Saudagar kaya itu bersama anak semata wayang nya. Mereka duduk pada sebuah kereta yang mewah dengan semerbak harum yang tersebar dimana-mana. Sungguh kereta yang mahal.
Iring-iringan barang, orang dan hewan yang panjang itu berjalan perlahan, dalam kawalan ketat para pengawal. Rombongan itu bergerak terus hingga pada suatu saat mereka berada di sebuah padang lapang berpasir. Bebatuan tampak diletakkan teratur di beberapa tempat. Pemandangan ini menarik bagi sang anak, sehingga ia bertanya pada ayahnya.
“Bapa, mengapa tampak oleh ku bebatuan dengan teratur tersebar di sekitar daerah ini. Apakah gerangan semua itu ?”.
“Baik pengamatanmu, anakku”, jawab Ayahnya,”bagi orang biasa itu hanyalah batu, tetapi bagi mereka yang memiliki hikmat, semua itu akan tampak berbeda”.
“Apakah yang dilihat oleh kaum cerdik cendikia itu, Bapa ?”, tanya anaknya kembali.
“Mereka akan melihat itu sebagai mutiara hikmat yang tersebar, memang hikmat berseru-seru di pinggir jalan, mengundang orang untuk singgah, tetapi sedikit dari kita yang menggubris ajakan itu.”.
“Apakah Bapa akan menjelaskan perkara itu padaku?”
“Tentu buah hatiku”, sahut Sang Saudagar sambil mengelus kepala anaknya.
“Dahulu, ketika aku masih belia, hal ini pun menjadi pertanyaan di hatiku. Dan kakekmu, menerangkan perkara yang sama, seperti saat ini aku menjelaskan kepadamu. Pandanglah batu-batu itu dengan seksama. Di balik batu itu ada sebuah kehidupan. Masing-masing batu yang tampak olehmu sebenarnya
sedang menindih sebuah biji pohon ara.”
“Tidakkah benih pohon ara itu akan mati, karena tertindih batu sebesar itu Bapa?”
“Tidak anakku. Sepintas lalu memang batu itu tampak sebagai beban yang akan mematikan benih pohon ara. Tetapi justru batu yang besar itulah yang membuat pohon ara itu sanggup bertahan hidup dan berkembang sebesar yang kau lihat di tepi jalan kemarin”.
“Bilakah hal itu terjadi Bapa ?”
“Batu yang besar itu sengaja diletakkan oleh penanamnya menindih benih pohon ara. Mereka melakukan itu sehingga benih itu tersembunyi terhadap hembusan angin dan dari mata segala hewan. Sampai beberapa waktu kemudian benih itu akan berakar, semakin banyak dan semakin kuat. Walau tidak tampak kehidupan di atas permukaannya, tetapi dibawah, akarnya terus menjalar. Setelah dirasa cukup barulah tunasnya akan muncul perlahan. Pohon ara itu akan tumbuh semakin besar dan kuat hingga akhirnya akan sanggup menggulingkan batu yang menindihnya.
Demikianlah pohon ara itu hidup. Dan hampir di setiap pohon ara akan kau temui, sebuah batu, seolah menjadi peringatan bahwa batu yang pernah menindih benih pohon ara itu tidak akan membinasakannya. Selanjutnya benih itu menjadi pohon besar yang mampu menaungi segala mahluk yang berlindung dari terik matahari yang membakar.”
“Apakah itu semua tentang kehidupan ini Bapa?”, tanya anaknya.
Sang Saudagar menatap anaknya lekat-lekat sambil tersenyum, kemudian meneruskan penjelasannya.
“Benar anakku. Jika suatu saat engkau di dalam masa-masa hidupmu, merasakan terhimpit suatu beban yang sangat berat, ingatlah pelajaran tentang batu dan pohon ara itu. Segala kesulitan yang menindihmu, sebenarnya merupakan sebuah kesempatan bagimu untuk berakar, semakin kuat, bertumbuh dan akhirnya tampil sebagai pemenang.
Camkanlah, belum ada hingga saat ini benih pohon ara yang tertindih, mati oleh bebatuan itu. Jadi jika benih pohon ara yang demikian kecil saja diberikan kekuatan oleh Sang Khalik untuk dapat menyingkirkan batu diatasnya, bagaimana dengan kita ini. Dzat Yang Maha Perkasa itu bahkan sudah menanamkan keilahian-Nya pada diri-diri kita. Dan menjadikan kita, manusia ini jauh melebihi segala mahluk di muka bumi ini.
Perhatikanlah kata-kata ini anakku. Pahatkan pada loh-loh batu hatimu, sehingga engkau menjadi bijak dan tidak dipermainkan oleh hidup ini. Karena memang kita ditakdirkan menjadi tuan atas hidup kita.”